Taruna Akademia Fokus Perkuat Character Building dan Leadership untuk Generasi Muda

0

KUPANG, Bulir.id – Lembaga Bimbingan Belajar dan Pelatihan Taruna Akademia  fokus membangun pengembangan diri berbasis Character Building dan Leadership kepada 14 peserta pada batch kelima, Senin, 10/10/2022.

Kegiatan seremonial penerimaan ditandai dengan pembakaran api obor sebagai simbol nyala api semangat dan jiwa korsa. Hal ini bertujuan mengikat motivasi dan mendorong kemauan belajar peserta didik sebelum memasuki proses bimbingan secara kontinu di Taruna Akademia.

Alex Andiwatir, koordinator tim bertindak sebagai Pembina upacara menyampaiakan selamat datang dan selamat bergabung untuk menyelami lebih dalam di palung kebijaksanaan Taruna Akademia. Dengan semangat dan tekat yang kuat, semua peserta dapat menyelami dan menemukan anasir-anasir kebijaksanaan. Tidak hanya kebijaksanaan teoria saja melainkan juga kebijaksanaan praktis. Keduanya akan saling melengkapi satu sama lain.

Jebolan Seminari Rogationis Maumere tersebut mengungkaplan bahwa, runtuhnya Character Building dan Leadership itu karena orang tidak memiliki kebijaksanaan teoria dan praktis. Lebih banyak orang memimilih salah satu dari keduanya. Padahal keduanya tak bisa dipisahkan satu sama lain. Intelek kalau tidak dilengkapi dengan karakter yang baik, maka orang akan terjebak pada kebutaan dalam bertindak (brutalitas dan amoral), seperti banyak kasus yang terjadi saat ini.

Lebih lanjut Andy mempertegas bahwa, proses di Taruna Akademia tidak hanya semata-mata pada kegiatan bimbingan akademik dan jasamni serta psiktis, namun lebih dari itu adalah pendasaran pada karakter peserta dan leadership peserta.

“Karakter ini terbenam dalam salah satu model pembelajaran yang dikembangan yaitu Believe. Keyakinan ini adalah modal dasar untuk berjuang maju dan berproses hingga pada akhirnya kesuksesan itu tercapai sebagai akibat dari kerja keras dan usaha. Orang tua sudah memberikan diri dan siap mendukung, maka adik-adik peserta harus berterima kasih kepada orang tua, dengan menyeka keringat orang tua melalui sapu tangan kesuksesan,” kata Alumnus Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya tersebut.

Ia berpesan, saat ini adalah momentum dimana kita siap dibina dan dibimbing karena itu pengrobanan adalah hal yang wajib dilaksankan, karena hal ini berdampak pada sikap disiplin diri dalam memanajemen waktu untuk berproses.

Selanjutnya KoorBid Kesiswaan Bapak Dell Manek menegaskan pentingnya menjaga api semangat seperti nyala api obor dalam mengarungi proses pembelajaran di taruna akademia. Kurang lebih 3 bulan peserta didik akan ditempa, dilatih dan dibimbing guna persiapan mengikuti seleksi pada sekolah kedinasan, TNI maupun Polisi.

Selanjutnya, masing-masing tentor yang hadir juga turut memberikan amanat diantaranya, pak Makarius Erwin Bria selaku tentor Wawasan Kebangsaan. Beliau menegaskan bahwa moment tersebut merupakan satu langkah kecil untuk mencapai finish. Oleh karenanya sedari awal peserta didik wajib mempunyai komitmen untuk serius dalam mengikuti rangkaian kegiatan di taruna akademia serta memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.

Tentor Inteligensia Umum, Sir Sefri mengungkapkan bahwa penderitaan guna mencapai kesuksesan dibutuhkan. Semakin menderita maka sukses yang diperoleh semakin besar. Melalui proses pembimbingan tersebut, adik-adik sudah memberanikan diri menderita guna mencapai tujuan mulia yang diimpikan.

Sir Mello, tentor Bahasa Inggris menyampaikan bahwa, usaha dan perjuangan ini butuh komitmen, karenanya marilah kita Bersama berproses agar sukses. Sukses itu milik anda.

Lebih lanjut, pak Angga Bilaut selaku tentor mental ideologi, mengemukakan bahwa proses pembelajaran yang dilakukan di Taruna merupakan moment serta kesempatan yang langkah. Karena itu, anak mempunyai kewajiban untuk berusaha maksimal memanfaatkan dukungan orang tua tersebut guna mencapai cita-cita yang diharapkan.

Tenaga Administrasi dan Operator CBT Taruna Akademia, Jefri Un memberi pesan agar teman-teman tetap serius dan mengikuti setiap kesempatan belajar dan pelatihan. Dan diakhiri oleh Asisten pelatih Kesamaptaan Adven Tekekge. Atlet Binaraga tersebut menyampaiakan bahwa Mimpi ditambah dengan Tindakan itulah kenyataan.

Melalui video conference, Tentor Inteligensi Umum Florianus Aloysius Nay mengutarakan harapan dan doanya semoga lembaga ini makin besar dan melahirkan calon-calon abdi negara yang kompeten dan berintegritas membela negara. Beliau sedang mengikuti kegiatan magang di Universitas Pendidikan Infonesia Bandung. Juga yang belaum hadir adalah tentor Binjas Rudo Talan, dan Tim Kesehatan.

Ada satu hal yang isitimewa pada kesemapatan ini adalah ada perwakilan orang tua yang memberikan anamat dan kata-kata penguatan kepada peserta, yang diwakili oleh Opa Henockh, sapaan akrab untuk pelatih renang di NTT ini. Opa memberikan penguatan bahwa, adik-adik sudah datang dan bergabung, maka selanjutnya silakan berporses dan ikuti semua tahapan pembinaan dan pelatihan. Dan opa juga menegaskan bahwa ada satu hal yang sangat penting di atas segalanya adalah Doa. Dengan doa semua rencana manusia akan indah pada waktunya.

Acara malam ini ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Pak Sefri Falo yang juga adalah tim Tentor Inteligensia Umum.*