Sejarah Emoji Dan Peringatan Hari Emoji Sedunia

Kebutuhan manusia dalam komunikasi digital membuat seorang pria asal Jepang bernama Shigetaka Kurita menciptakan bentuk-bentuk emoji untuk menambah kesan realistik dalam dunia digital.

0
Hari Emoji Sedunia dan Sejarahnya

Bulir.id – Emoji lahir dan ada di dunia digital seiring dengan berkembangnya media digital terutama media digital dibidang komunikasi. Berkembangnya komunikasi digital yang semakin pesat membuat cara berkomunikasi antar manusia juga mengalami evolusi.

Salah satunya adalah terciptanya emoji untuk melengkapi komunikasi antar manusia di dunia digital atau biasa disebuat dengan dunia maya.

Manusia adalah makhluk ekspresif atau makhluk yang penuh ekspresi. Berbagai macam ekspresi bisa dengan mudah dibentuk oleh mimik wajah manusia, atau bahkan hanya dengan gerakan bahasa tubuh yang sangat simpel.

Dengan satu ekspresi wajah atau dengan satu gerakan bahasa tubuh manusia secara langsung sudah memberitahukan kepada lawan bicaranya tentang apa yang ia rasakan tanpa harus menjelaskannya dengan susah payah melalui kata-kata.

Bahasa ekspresi manusia merupakan bahasa yang bersifat universal yang bersifat umum yang mudah dan bisa dimengerti oleh semua orang dibelahan dunia manapun yang memiliki bahasa atau dialeg yang berbeda-beda.

Dalam komunikasi secara digital, manusia juga butuh berekpresi. Kebutuhan tersebut menuntut manusia untuk berpikir dan menciptakan sebuah jurus komunikasi yang ekspresif yang bisa dipakai di dunia komunikasi digital.

Oleh karena itu, kita wajib berterima kasih kepada mereka yang berhasil menciptakan emoji sebagai ikon yang bisa menggatikan ekspresi manusia saat berkomunikasi secara digital.

Sejarah Emoji

Emoji pertama kali diciptakan oleh seorang insinyur Jepang bernama Shigetaka Kurita pada tahun 1999. Kurita bekerja untuk perusahaan telekomunikasi Jepang, bernama NTT DoCoMo, dan dia merancang emoji sebagai bagian dari sistem komunikasi teks di ponsel.

Awalnya, emoji hanya terdiri dari 176 gambar kecil yang mencakup berbagai objek, aktivitas, dan wajah ekspresif manusia bahkan hewan.

Emoji pertama yang diciptakan oleh Shigetaka Kurita, dikenal sebagai “emoji DoCoMo,” menjadi populer di Jepang dan kemudian menyebar ke platform dan perangkat telepon seluler lainnya di seluruh dunia.

Dalam beberapa tahun, emoji juga ditambahkan ke platform komunikasi lainnya, seperti sistem operasi ponsel, aplikasi pesan, dan jejaring media sosial seperti Facebook, Instagram dan lain-lain.

Jumlah emoji juga terus bertambah seiring waktu. Unicode Consortium, sebuah organisasi yang mengelola standar karakter Unicode, mengatur dan menstandarisasi emoji agar dapat diakses dan digunakan secara konsisten di berbagai perangkat dan platform. Setiap tahun, Unicode Consortium merilis versi baru Unicode dengan emoji-emoji baru yang ditambahkan.

Layaknya ekspresi manusia, emoji telah berubah menjadi bahasa universal dalam komunikasi digital dan digunakan luas di media sosial, aplikasi pesan, dan platform online lainnya. Mereka memungkinkan orang untuk menyampaikan emosi, menyindir, atau menyampaikan pesan dengan cara yang lebih ekspresif dan mudah dipahami.

Emoji sendiri selalu berkembang setiap saat sesuai dengan kebutuah ekspresi manusia dalam berkomunikasi secara digital di media-media dan platform-platform digital.

Hari Emoji Sedunia

Hari Emoji Sedunia, atau World Emoji Day, dirayakan setiap tahun pada tanggal 17 Juli.

Hari ini didedikasikan untuk merayakan emoji, ikon grafis yang digunakan dalam pesan teks dan komunikasi digital untuk menyampaikan emosi, ide, dan konsep secara visual.

Hari Emoji Sedunia dirayakan sejak tahun 2014 debngan tujuan untuk merayakan kepopuleran dan penggunaan emoji dalam komunikasi digital. Hari Emoji Sedunia didirikan untuk menghormati dan mengapresiasi peran emoji dalam memfasilitasi komunikasi yang lebih kaya dan ekspresif di era digital.

Emoji telah menjadi bagian integral dari budaya digital saat ini dan menjadi cara yang populer untuk mengekspresikan diri dalam pesan teks, media sosial, dan komunikasi online.

Pada Hari Emoji Sedunia, orang-orang merayakan dengan berbagi emoji favorit mereka, mengikuti acara dan kampanye online terkait emoji, serta menghargai kreativitas dan keunikan emoji yang digunakan secara luas di seluruh dunia.*