The Wind that Whispers by the Shore (Angin Berbisik di Tepi Pantai)

0

The Wind that Whispers by the Shore
By: Maria Lidia Sadin*

The whispering wind is full of meaning
Quiet like the ocean that gently sways,
free and calm brings peace.
The whisper of the wind whispering the news leads him to the seashore,
the sand sparkling dazzling the eyes trapping them to keep staring.
The beautiful sparkle of the sand spoils the eyes.
Her steady footsteps along the shore,
the whisper sounded stronger with each step.

Like a wild animal, the whispers grew louder,
bursting the eardrums with anguished moans.
A drop of blood fell on the white shore.
A groan of pain matched the diminishing whisper.
A meaningful whisper conveyed an implicit message under the full moon.
She clutched her knees, holding her small face in her lap.

Her eyes glazed up at the sky,
letting her bare feet dance with the sea water
that touched the wound that continued to bleed.
The meaningful whisper of the wind
conveyed a message to the listener,
the night was beautiful with stars accompanying the full moon.

****

Angin Berbisik di Tepi Pantai

Bisikan angin penuh makna
Tenang seperti lautan yang mendayu dengan lembut,
bebas dan tenang membawa kedamaian.
Bisikan angin membisikan kabar membawanya ke tepi pantai,
pasirnya berkilauan mempesona mata
memperangkapnya agar terus ditatap.
Gemerlap indah sang pasir memanjakan mata.
Langkah kakinya yang tegap menyusuri tepi pantai,
bisikan kembali terdengar semakin kuat tiap langkahnya.

Bagai hewan liar bisikan itu kian membara,
membludak gendang telinga dengan rintihan yang pilu.
Setetes darah terjatuh mewarnai pesisir putih itu.
Ringkihan kesakitan terdengar
menyamai bisikan yang kian mengecil.
Bisikan penuh makna
menyampaikan pesan tersirat di bawah bulan purnama.
Di rengkuhnya kedua lutut, memangku wajah mungilnya.

Matanya menatap ke langit,
dibiarkan kaki telanjang itu menari-nari
bersama air laut yang menjamah luka
yang terus mengalirkan darah.
Bisikan angin penuh makna itu
menyampaikan pesan kepada sang pendengar.
malam itu indah bintang bertaburan menemani bulan purnama.


*Maria Louise Aprillia Lidia Sadin, merupakan mahasiswi semester VI Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Nusa Nipa Indonesia