Belum Bayar Ganti Rugi, Napun Gete Tetap Akan Diresmikan Jokowi

0

Tabur. Bulir.id. Maumere – Bendungan Napun Gete kembali dijadwalkan akan diresmikan pekan depan. Ini adalah penjadwalan ketiga kalinya setelah dua kali dibatalkan. Meskipun begitu, tim Bulir.id belum mendapatkan informasi yang pasti mengenai tanggal peresmiannya.

Walau akan diresmikan ternyata masih ada penunggakan pembayaran ganti rugi kepada kepada pemilik tanah yang sudah dipakai untuk pembangunan bendungan. Masih terdapat 24 Kepala Keluarga pemilik tanah yang belum mendapatkan ganti rugi tersebut.

Sebelumnya, masalah ini juga pernah disorot oleh Ketua DPC GMNI Sikka, Alfian L Ganggung. Menurut beliau, peresmian yang akan dilakukan oleh Presiden Jokowi tersebut menyalahi prosedur. Seharusnya diselesaikan dulu pembayaran tanah milik warga sebelum diresmikan.

Hal yang sama juga diafirmasi oleh Camat Waiblama, Antonius J.Liwu pada Senin (15/2) siang. Ia mengatakan sebanyak 24 Kepala Keluarga (KK) yang tanahnya terkena dampak pembangunan Bendungan Napun Gete di Desa Ilin Medo, hingga kini belum mendapat penyelesaian pembayaran ganti rugi lahan dari pemerintah, dilansir dari kumparan.com.

Namun mediasi telah dilakukan kepada ke 24 KK tersebut. Dari 24 KK yang sedang di proses pembayaran, masih ada 7 KK yang terkendala masalah administrasi.

Ungkap Antonius Liwu, “PPK yang menangani ganti rugi sudah bertemu dengan warga. Mereka masih menunggu, dan yang jelas ganti rugi akan dibayar pada Februari 2021 ini. Kalau memang sudah beres administrasinya, pasti akan dibayar.”

Peresmian bendungan Napun Gete Kabupaten Sikka akan tetap dilakukan meski masih ada tunggakan ganti rugi. Hal ini dikarenakan para pemilik tanah yang belum menerima ganti rugi tidak keberatan, sambil tetap menunggu proses penyelesaian administrasinya.