Paguyuban Keluarga Besar Habi-Jakarta Gandeng Pintu Air Adakan Ziarah Bersama ke Gua Maria Kanada

0

JAKARTA, Bulir.id – Sambut bulan Rosario, Paguyuban Keluarga Besar Habi-Jakarta (Arombi) selenggarakan ziarah rohani ke Gua Maria Bukit Kanada, Rangkas Bitung, Banten, Sabtu, 8/10/2022.

Ziarah akhir pekan yang bertajuk kekeluargaan ini mengusung tema “Memaknai bulan Rosario dalam Kebersamaan.” Sebanyak 50 peserta ziarah yang terdiri dari anak anak, orang muda dan dewasa, juga tidak ketinggalan beberapa bapak dan ibu sudah berusia diatas 60 tahun.

Ketua Panitia Keluarga Besar Habi-Jakarta, Yohanes Brekmans mengungkapkan moment kebersamaan ini merupakan awal yang baik dalam membangun kebersaaman dan memupuk tali silaturahmi. Sebab, menurutnya kebersamaan dan kekeluargaan selama dua tahun, telah diluluhlantakan oleh pandemi Covid-19. Kini saat yang tepat untuk merajut tenunan kebersaman dan kekeluargaan tersebut.

Lebih lanjut ketua umum paguyuban sekaligus penggagas Arisan Orang Muda Habi (Arombi), Jhoni Sito mengapresiasi kerja panitia yang berhasil melaksanakan perjalan rohani tersebut. Baginya kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk memupuk kekeluargaan dan menyatukan warga diaspora Habi yang tinggal di Jakarta.

Mantan supervisor Sogo era 2000-an tersebut berharap melalui perjalanan rohani tersebut semua yang terlibat dapat memaknai keterlibatan bunda Maria dalam karya penyelamatan, terutama kerendahan hatinya dalam menanggapi panggilan Allah.

Ia berharap melalui ziarah, semua yang terlibat dapat memperoleh pengalaman rohani atas rangkaian peristiwa keselamatan dan merasakan kerinduan akan Allah, yang merupakan kebutuhan rohani setiap umat.

Ia menambahkan, setelah perziarahan tersebut peserta dapat menandai perubahan hidup lamanya menjadi hidup baru, cara hidup Kristiani – perbuatan berdasarkan kasih, murah hati secara nyata.

Diketahui selama ini Arombi juga terlibat dalam pelayanan sosial terutama dalam berbagi kasih dan mengulurkan tangan bagi mereka yang membutuhkan dan juga terlibat dalam pristiwa-pristiwa kedukaan dan kegiatan karitatif lainnya.

Bapak Don Selebes, salah tokoh Habi yang dituahkan yang sudah menjadi warga Jakarta sejak tahun 1970-an juga turut hadir dalam perjalanan rohani tersebut. Meskipun usianya sudah di atas 60-an, beliau dan istrinya juga tetap semangat mengambil bagian dalam perjalanan rohani dan rekreasi tersebut.

Meski pun usianya terbilang cukup tua, ia sangat antusias dan terus mendorong orang muda untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif. Ia menuturkan dalam sejarah hidupnya selama tinggal di Jakarta, tak pernah mengalami pristiwa kebersamaan semacam ini. Oleh karenanya, dia mendorong agar tetap menjaga tradisi kebersamaan ini.

Beliau menambahkan, semoga ke depannya Arombi tetap menjadi garam dan terang dunia bagi sesama, tidak hanya untuk orang Habi diaspora saja melainkan untuk semua orang, apa pun latar belakangnya.

Farlo, remaja SMAK Hati Suci Jakarta Pusat punya kesan tersendiri terhadap perjalanan rohani dan rekreasi tersebut. Ia menuturkan bahwa, ini merupakan sebuah pelajaran berarti dalam hidupnya. Sebab dengan kegiatan tersebut ia dapat memaknai kebersamaan dan semangat kekeluargaan. Baginya kebersamaan dan kekeluargaan itu ternyata bukan hanya terkait dengan keluarga inti saja, melainkan kerabat dekat atau pun yang jauh itu dapat ditemukan di antar orang Habi diaspora. Ia berharap ke depannya bisa diadakan rekoleksi bersama dan waktunya bisa dua atau tiga hari sehingga dapat mengenal lebih dekat keluarga-keluarga Habi diaspora.

Usai berdoa di gua Maria Kanada, rombongan Arombi melanjutakan perjalanan ke pantai Anyer. Di tengah perjalanan itu diisi dengan sosialisasi tentang syarat menjadi nasabah Kopdit Pintu Air dari salah satu Relawan Pintu Air Jakarta, ibu Elvin. Beliau banyak menjelaskan bagaimana keuntungan menjadi anggota Pintu Air. Salah satu Kopdit terbesar di Indonesia tersebut, diketahui kini tengah mengepakkan sayapnya di Ibu Kota, Jakarta.

Selain aspek rohani, Arombi juga memberikan perhatian khusus pada aspek jasmani, karenanya rombongan peserta ziarah juga menyempatkan mampir di pantai Anyer untuk rekreasi bersama. Hal itu bertujuan untuk rombongan dapat lebih dekat dan lebih erat dalam menjalin tali silaturahmi.

Semua sukacita, bergembira, semua menjadi lebih akrab dan yang lebih penting adalah semua peserta semakin merasakan kehadiran Tuhan dalam kebersamaan dan kekeluargaan.*