“Pengkisah Cerita,” Kumpulan Puisi Gerard N Bibang

0

KETIKA BERCERITA

ketika becerita
engkau sebenar-benarnya ada
aku tidak merasa sendirian
sambil mendengarkan ceritamu di lubuk hati
senyap dan sendiri

saat tepian pagi mengembang perlahan
ceritamu mengendap di jalan sunyi
di atasnya langahku berderap
menuju kebersamaan kita yang diyakini sebagai takdir
mungkin sebelum tiba di sana
engkau atau aku sudah mati

ceritamu adalah cerita kita
menjelma prosa dan puisi
sedikit yang selesai, banyak yang tidak tersurat
tidak apa-apa, cinta kita bukan hanya soal hitam putih
seperti menjadi manusia adalah proses tanpa selesai hingga seseorang mati
cerita kita memang tidak akan pernah selesai di sini
*(gnb:tmn aries:jkt:sabtu:19.3.22)

PENGKISAH CINTA

coba lihat hakekat cinta kita
hanyalah sebuah kisah
dari kata-kata, mendaging, membadan dan akhirnya menjadi cinta

memang pengkisah-lah, engkau dan aku
homo narratus, begitu gelar kita disebut
demikianlah hakekat kita sejatinya
diciptakan oleh kata dan jadilah kita penerus kata
diutus ke bumi untuk berkisah
tentang cinta yang telah, sedang dan akan mengembang
hingga sejauh-jauh langkahmu dan langkahku menapak di alas tiba
perlukah orang-orang tahu kisah kita?; tapi untuk apa; kita berkisah untuk membuat cinta kita bertahan; meski tak pernah tuntas setuntas-tuntasnya hingga kita mati; paling tidak berwarta kepada semua: bhw semua orang memerlukan cinta, semua orang, termasuk dirinya; bhw kisah cinta bukanlah kisah sedih yang diniatkan untuk menjaring pembaca atau pendengar putus asa; bhw kisah kita dikisahkan tanpa pernah melibatkan alkohol atau viagra

dalam kisah kita
yang lalu-lalu tak dianggap sampah di bawah liang batu
ia adalah mosaik yang berkata bahwa bahwa engkau dan aku tak sendirian
bahwa akhirnya kisah kita menjadi bahan baku
menggumpal dalam bentuk energi bathin
di dunia ini, di atas jalan sunyi
*(gnb:tmn aries:jkt:sabtu:19.3.22)

*) Gerard N Bibang adalah dosen sekaligus penyair kelahiran Manggarai, Flores NTT. Ia adalah penyair yang menahbiskan dirinya sebagai petani humaniora. Gerard saat ini berdomisili di Jakarta.