Perhimpunan Mahasiswa Maumere di Jakarta Gelar Pertemuan Perdana Pasca Vakum

0
Perhimpunan Mahasiswa Maumere Jakarta (PMMJ) menggelar pertemuan perdana di kawasan Menteng, Jakarta Pusat

JAKARTA, Bulir.id — Setelah vakum selama lebih dari dua tahun, semangat kolektif mahasiswa asal Maumere di Jakarta kembali menyala.

Perhimpunan Mahasiswa Maumere Jakarta (PMMJ) menggelar pertemuan perdana yang berlangsung hangat dan penuh antusias di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (14/6).

Pertemuan ini menandai babak baru kebangkitan organisasi kedaerahan tersebut. Sekitar 30 mahasiswa Maumere dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta menghadiri agenda ini.

Mereka berkumpul untuk menyatukan kembali kekuatan dan merumuskan langkah ke depan bagi PMMJ.

Dipimpin oleh Joshua Florisan, mantan Wakil Ketua PMMJ periode 2017–2018, diskusi berlangsung dinamis dan produktif.

Joshua, yang kini telah lulus dan aktif sebagai alumni penggerak komunitas, membuka pertemuan dengan refleksi singkat mengenai pentingnya wadah seperti PMMJ dalam menjaga ikatan kekeluargaan, memperkuat identitas daerah, dan membangun jejaring solidaritas antar mahasiswa diaspora Maumere.

“Kita pernah punya masa aktif yang membanggakan. Hari ini, kita mulai lagi dari awal, tapi dengan semangat yang sama: saling mendukung, belajar bersama, dan kembali berkontribusi untuk tanah kelahiran,” ungkap Joshua di hadapan peserta.

Dua Agenda Strategis

Dalam forum tersebut, dua agenda utama menjadi pokok pembahasan. Pertama adalah reformulasi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMMJ.

Banyak peserta menyadari dokumen dasar organisasi ini perlu disesuaikan dengan kebutuhan aktual mahasiswa saat ini serta dinamika kehidupan berorganisasi yang makin kompleks di era digital.

“Kami ingin AD/ART yang lebih adaptif, terbuka, dan mampu mewadahi kreativitas mahasiswa sekarang. Bukan hanya sebagai formalitas, tapi sebagai panduan gerakan yang hidup,” ujar salah satu peserta diskusi.

Sementara agenda kedua adalah pemilihan kepengurusan PMMJ yang baru. Pemilihan ini dianggap sebagai langkah penting untuk memulihkan struktur organisasi dan memberi ruang kepemimpinan bagi generasi baru.

Kedua agenda rencananya akan digelar dalam forum lanjutan di Wisma Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu (21/6/2025).

Pertemuan ini tidak hanya menjadi momen administratif, tetapi juga menjadi ruang temu kangen dan saling kenal antar sesama mahasiswa Maumere yang sebelumnya belum pernah bertemu.

Ada cerita, tawa, dan semangat baru yang lahir dari percakapan ringan hingga diskusi mendalam tentang masa depan PMMJ.

Beberapa alumni yang hadir secara informal pun menyampaikan dukungan dan kesediaan untuk membimbing, tanpa mencampuri dinamika internal mahasiswa aktif.

Dengan semangat “kula babong” (gotong royong) dan keinginan membangun kembali identitas kolektif, PMMJ siap kembali menjadi rumah bagi mahasiswa Maumere di Ibu Kota.

“Kita berharap agar wadah ini menjadi ruang belajar bersama untuk semakin mencintai daerah. Saya harap ini bukan ruang bagi kepentingan politik tertentu. Sekali lagi, ini wadah untuk belajar,” tegas seorang mahasiswa lain.

Pertemuan tanggal 21 Juni mendatang diharapkan menjadi tonggak penting bagi PMMJ, bukan hanya untuk memilih pemimpin, tetapi juga menanamkan arah baru dalam berorganisasi.*