Tilik Bulir

“Kemilau Warna: Untuk Guruku” oleh Gerard N Bibang

0
KEMILAU WARNA (utk guruku) kemilau warna purnama pantulan jiwa sederhana membentang ke samudera raya seluas cinta yang tak tersebut ilmu mendalam dan tak terukur kau, guruku, adalah setetes cahaya yang menuntun langkah...

“Dari Narasi ke Narasi” oleh Gerard N Bibang

0
DARI NARASI KE NARASI *kredo kehidupan pada awal mula adalah kata sekali terucap jadilah, maka terciptalah jadilah kehidupan melumer dalam kata mengkisah dari mulut ke mulut melalui narasi energi jiwa...

Media Sosial Instrumen Merestorasi Kampanye Politik

0
Oleh Rian Agung, S.H*) Tilik, BULIR.ID - Kampanye politik menjelang Pemilu dan Pilkada selalu saja berkutat pada hal-hal yang sifatnya isidentil (sesaat), tidak substantif dan minim...

“Akhir-akhirnya,” oleh Gerard N Bibang

0
AKHIR-AKHIRNYA duduk tercenung, di sini seorang diri ke langit-langit sunyi kupejamkan mata kusebut dua nama: Allah yang mempesona dan engkau, kekasihku dengan mulut gagu dalam bisu akhir-akhirnya di dalam sergapan gegap...

“Kamar Sunyi,” oleh Gerard N Bibang

0
BERJINGKRAK-JINGKRAK karena ini puisi maka lihat dan bacalah dengan jiwa bening karena ini sajak maka terimalah dengan riang gembira hidup ini sejatinya sendagurau, dik dunia ini selalu membunuh kita sebelum...

Engkau Bukan Kabar Baikku

0
Oleh: Venand Samudin Matahari condong ke barat ketika aku menginjakkan kaki di pantai. Seperti biasa aku selalu sengaja datang pada saat sore hari, agar tidak...

GENERASI MILLENIAL ATAU GENERASI Y: SIAPAKAH MEREKA?  

0
Oleh: Ans Gregory da Iry Lebih aktif mengejar kesempatan kerja Kebebasan berkreasi dan berekspresi Menginginkan fleksibilitas waktu kerja Kenyamanan lebih utama dibanding uang Tilik. Bulir.id-...

“Sebening Biru untuk Pius Rengka,” oleh Gerard N Bibang

0
SEBENING BIRU UTK PIUS RENGKA: Tanggapan Puitik terhadap Narasi Kota Ruteng SEBENING BIRU Sebening danau di bawah biru Dari Ranamese hingga Sano Nggoang Narasi tertutur dari mulut ke...

“Jagat Raya,” Puisi oleh Gerard N Bibang

0
SESEKALI sebab sesekali aku meragu bertabur bintang di langit selalu merotasi terhadap mereka, aku maklum aku meragu, tapi sesekali akan cinta yang nyata di balik tabir itu oleh keraguan tanpa...

Pastor Cornelissen SVD: Warga Negara Indonesia Keturunan Belanda – ”Pahlawan Pendidikan Di Flores Dan...

0
Oleh: Ans Gregory da Iry Pada peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2021, pemerintah Indonesia menganugerahkan gelar pahlawan kepada 4 orang yang dinilai berjasa bagi bangsa...

“Pada Paruh Burung,” oleh Gerard N Bibang

0
PADA PARUH BURUNG pada paruh burung waktu menyapamu hinggap di pucuk-pucuk pepohonan menggerakkan dedaunan untuk mengucapkan selamat waktu bernyanyi di paruh-paruh burung bermadah tentang cinta semesta yang tak terukur berdesir melalui...

“Awan Raib,” Kumpulan Puisi Gerard N Bibang

0
AWAN RAIB adakah engkau di sana memandang awan raib dan pasir penuh bulan jalan kita berdebu, kekasih terbentang di padang rasa, tiada bertepi matahari memanah dari enam belas ufuk garang...

“Gerimis Tangis,” Kumpulan Puisi Gerard N Bibang

0
GERIMIS TANGIS gerimis pagi gerimis tangis sekelabat tertelan misteri di atas sana sekawanan nuri luka mencakar jantung lara membuat gelisah purba melekat di ubun-ubun jangan-jangan rindu jumpamu hanyalah bayangan semu HAMPARAN SEMESTA pagi...

“Kereta Jemputan,” oleh Gerard N Bibang

0
KERETA JEMPUTAN berdentang lonceng di subuh hari minggu menerjang sunyi menggelegar kalbu melantunkan lagu bisu sendiri, di lubuk hati tentang cinta yang tak mati-mati teteslah sedikit saja secercah cahaya-MU aku tak...

“Kidung Padi,” Puisi Gerard N Bibang

0
KIDUNG PADI ketika diinjak oleh kaki para petanidi musim tanam dengan rintik hujan menjelang senja lumpur-lumpur sawah merasa amat bahagia terbukalah rahimnya untuk menerima tancapan batang padi menjadikan...

“Tripel Seperti,” Kumpulan Puisi Gerard N Bibang

0
TRIPEL SEPERTI KE-SATU: SEPERTI BABU tiba-tiba ia merasa seperti babu menitip rindu ke kampung di sini ia berkelana di tanah tak bertuan yang orang-orang sebut dunia dan ia pun...

“Madah Kesunyian,” oleh Gerard N Bibang

0
MADAH KESUNYIAN 1/ dalam sunyi aku bermadah; wahai dunia, biarlah kau berporak-poranda di alam maya dan nyata, di layar kaca dan di atas kasur renyah; biarlah...

Menilik Pentingnya Pendidikan Toleransi Dalam Institusi Pendidikan Formal Demi Terciptanya Perdamaian

0
Oleh: Tarisya Maharani Ohorella Tilik. Bulir.di-Apa yang diajarkan sekolahmu tentang toleransi? Konsep toleransi memang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Sekolah, di jenjang pendidikan apapun, selalu...

“Di Ambang Temaram,” oleh Gerard N Bibang

0
DI AMBANG TEMARAM pada awal malam di ambang temaram termenung di sana seorang Molas*, sendiri telak di bawah kaki langit ditatapnya kemilau bintang di langit biru yang ditutup awan kelabu ia...

“Madah Kasih Sayang,” oleh Gerard N Bibang

0
MADAH KASIH SAYANG (1) kasih sayang menggumpalkan cinta; bukan kata yang kau pungut di suatu senja dari tepian jalan; dari puisi penyair yang tertulis di sobekan...

TERPOPULER

BERITA TERBARU